FILM HOLLYWOOD DI TAHUN 2011

Tahun 2010 memang telah berlalu, akan tetapi FILM HOLLYWOOD tidak ikut berlalu. Patut ditunggu bagi pecinta FILM HOLLYWOOD di seluruh dunia mengenai film yang akan diputar pada tahun 2011 ini. Langsung saja kita ke TKP................

Green Hornet
Pada Awal Bulan Januari ini, dibuka dengan adanya salah satu film yang pasti sayang kalau dilewatkan. Film tersebut ialah Green Hornet. Britt Reid yang diperankan oleh Seth Rogen akan menjadi pahlawan bertopeng Green Hornet. Britt adalah putra seorang pemilik surat kabar dan aksinya nanti ia akan ditemani oleh karyawan ayahnya, Kato (sebelumnya peran tersebut pernah dimainkan oleh Putra Alm. Bruce Lee). Film yang diangkat dari serial Radio ciptaan George W Trendle yang berjudul sama ini. Dikisahkan sejak kematian ayahnya yang misterius, Britt Reid, anak pemilik surat kabar terkenal di Los Angeles yang dulunya adalah pemuda yang senang berhura-hura akhirnya menyadari bisa berbuat sesuatu yang bermakna baik untuk hidupnya. Ditemani oleh Kato, mereka akhirnya berkeliling kota membasmi kejahatan dengan mengendarai The Black Beauty, mobil ciptaan Kato yang canggih dan tak mudah dihancurkan. Cameron Diaz yang berperan sebagai Lenore Chase ini, akan menjadi sekretaris Britt di film tersebut.

Fast and Furious V

Salah satu film yang patut ditunggu-tunggu di bulan April ialah Fast and Furious V. Vin Diesel dan Paul Walker akan tetap memainkan peran sebagai Dominic Toretto dan Brian O'Conner. Film yang menceritakan dua orang yang melarikan diri dari kejaran para petugas hukum ini akan banyak memacu adrenalin yang akan menjadi salah satu daya tarik untuk para penggemar film tersebut.

Kungfu Panda II
Setelah sukses dengan film pertamanya, kini sang pendekar Panda ini akan melanjutkan kesuksesannya pada bulan Mei. Po (suaranya diisi oleh Jack Black) sang pendekar Panda akan menghadapi Lord Shen (Gary Oldman) yang ternyata memiliki sebuah senjata rahasia yang sangat berbahaya. Menguasai seluruh negeri dan juga menghancurkan ilmu bela diri Kung Fu adalah obsesi dari Lord Shen. Po tidak akan sendirian, ia mendapat bantuan dari The SoothSayer (Michelle Yeoh), Master Skunkman (James Woods), Master Croc (Jean-Claude Van Damme), dan Master Thundering Rhino oleh (Victor Garber). Aksi-aksi seru dan lucu PO bersama kawan-kawannya dalam upaya menggagalkan rencana jahat Lord Shen itu ditampilkan sangat bagus dalam film ini.

Pirates of Caribbean : On the Strangers Tide
Di bulan yang sama, Kapten Bajak Laut
Jack Sparrow (Johny Deep) yang konyol ini akan berpetualang bersama Angelica (Penelope Cruz) guna mencari mata air kehidupan yang konon tidak membuat seseorang bertambah tua sedikitpun. Namun ternyata, Angelica adalah anak dari Bajak Laut Blackbeard (Ian McShane) yang merupakan musuh bebuyutannya.

X-Men : First Class
Para penggemar Wolverine (diperankan oleh Hugh Jackman) siap-siap untuk kecewa. Pasalnya di film yang akan dirilis pada bulan Juni ini, Wolverine tidak akan pernah muncul dikarenakan cerita dari film X-Men : First Class ini mengisahkan awal mula X-Men, yakni mengangkat masa muda Charles Xavier dan Erik Magnus Lensherr sebelum didirikannya Xavier School For Gifted Youngster. Mereka mendirikan School of Mutant Resources seusai menamatkan sekolah di Oxford untuk meneliti dan mempelajari fenomena baru yang terjadi pada manusia yaitu "homo superior", yaitu manusia jenis mutan yg memiliki gen X. Jean Grey, Scott Summers, Hank McCoy, Ororo Munroe, Raven Darkholme, Mortimer Toynbee dan Emma Frost merupakan siswa yang pertama kali belajar di sekolah khusus ini. Perbedaan pemahaman dan idealisme membuat kedua sahabat ini menuai konflik hingga akhirnya justru menjadi seteru yang saling menghancurkan.

Harry Potter and The Deathly Hallows, Part 2
Kisah Sang Penyihir Fenomenal Harry Potter (Daniel Radcliffe) ini akan menjadi film yang ditunggu-tunggu pada bulan Juli oleh para penggemar Harry Potter sebagai edisi pamungkas rangkaian film Harry Potter sebelumnya, setelah sebelumnya mengikuti episode pertama menjelang akhir tahun 2010. Emma Watson dan Rupert Grint akan tetap membintangi film yang telah membuat mereka dikenal oleh pecinta film.

Transformers 3 : Dark Of The Moon
Jika pada 2 edisi film sebelumnya, para penggemar Artis Sexy Megan Fox yang berperan sebagai Mikaela Banes, kekasih sang tokoh utama, Sam Witwicky ini, masih bisa menyaksikannya namun kali ini harus bersiap-siap kecewa karena ia tidak akan terlibat dalam proyek Transformer 3. Namun para pecinta film tersebut akan dibayar dengan aksi-aksi spektakuler dan efek sinematografi canggih lebih dashyat dari 2 film sebelumnya meskipun tanpa adanya Megan Fox. Jadi bersiaplah saksikan kehebatan robot Optimus Prime, Bumble Bee, Iron Hide, Ratchet, Sides Wipes,Megatron, Starscream, dan Soundwave berjibaku dalam film yang akan diputar pada bulan Juli.

Captain America : The First Avenger
Kisah dengan setting tahun 1940-an ini menceritakan tentang seseorang dari AMERIKA SERIKAT bernama Steve Rogers yang diperankan oleh Chris Evans, ingin menjadi seorang tentara untuk melawan NAZI namun ia malah diminta untuk menjalani program rahasia militer yang akhirnya menjadikan dirinya menjadi manusia super. Captain America, begitulah nama untuk Super Hero ini dan juga sesuai dengan judulnya, yakni menjadi anggota Super Hero pertama yang dipimpin oleh Nick Fury. Film ini rencananya akan diputar pada bulan Agustus.

Spy Kids 4: All The Time in the World
Di bulan Agustus terdapat film Spy Kids 4 yang disutradarai oleh Robert Rodriguez ini, menceritakan tentang Jessica Alba akan berperan sebagai Marissa Cortez Wilson. Ia mantan agen rahasia yang menikah dengan reporter televisi pemburu agen mata-mata terkenal Wilbur (Joel McHale) dan ibu tiri dari dua anak kembar yang sangat cerdas Rebecca (Rowan Blanchard) dan Cecil (Mason Cook). Jeremy Piven yang berperan sebagai tokoh antagonis dalam film ini mengancam akan mengambil alih bumi dan menghentikan waktu. Marissa dipanggil oleh Markas Besar OSS untuk mencegah aksi kejahatan tersebut dengan didampingi oleh Carmen (Alexa Vega) dan adiknya Juni Cortez (Daryl Sabara), mereka anggota Spy Kids yang sudah beranjak remaja.

Mission Impossible 4: Ghost Protocol
Tom Cruise
tetap membintangi film kolosal Mission Impossible IV berjudul “Ghost Protocol” dan berperan sebagai mata-mata yang bernama Ethan Hunt. Film yang diperkirakan akan diputar pada bulan Desember ini, dengan adanya setting di Dubai, Praha dan Canada ini akan menjadi tontonan paling menegangkan pada akhir tahun. TomCruise akan didampingi oleh aktor dan artis pendukung seperti Jeremy Renner dan Paula Patton.


Jadi siap waktu untuk menonton dan jangan lupa juga siapkan uang yang banyak.

AKHIR TAHUN YANG MENYEDIHKAN

Akhir Tahun 2010 menjadi kelabu bagi INDONESIA, karena Timnas yang berlaga di ajang AFF SUZUKI CUP 2010 belum mampu menjadi juara di ajang tersebut. Pada pertandingan Leg I di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia berhasil mengalahkan Indonesia dengan skor yang cukup mengejutkan yakni 3-0, yang akhirnya memecahkan rekor tidak pernah kalah dan juga menjadikan pertandingan di Leg II di Stadion Umum Gelora Bung Karno Jakarta menjadi lebih sulit. Berbagai insiden sempat membuat pertandingan di Leg I terpaksa dihentikan untuk beberapa saat, yang paling sering ialah teror Sinar Laser dari penonton Tuan Rumah MALAYSIA yang akhirnya menjadi kenyataan.

Leg II yang berlangsung di Jakarta diwarnai sedikit isu-isu mulai dari aksi teror balasan mengenai Sinar Laser hingga pindahnya tempat pertandingan dari Stadion Umum Gelora Bung Karno. Namun, akhirnya semua isu-isu yang sempat beredar luas di masyarakat mulai menghilang dengan sendirinya. Teror Sinar Laser yang sempat membuat pendukung Merah Putih marah ternyata tidak terjadi saat pertandingan di Leg II. Rencana pemindahan tempat berlangsungnya pertandingan juga tidak terjadi.

Pertandingan Leg II yang mengharuskan INDONESIA bisa memasukkan minimal 4 gol ke gawang MALAYSIA, mengingat pada pertandingan Leg I di Bukit Jalil MALAYSIA, INDONESIA mengalami kekalahan yang cukup telak, ternyata membuat semangat anak-anak asuhan Alfred Riedl ini begitu tinggi. Hingga akhirnya INDONESIA mendapatkan hadiah penalti menyusul terjadinya handsball pemain MALAYSIA di kotak penalti. Sang Kapten Timnas Firman Utina, akhirnya menjadi penendang penalti tersebut, entah karena grogi atau tuntutan mencetak gol cepat, akhirnya membuat tendangannya tidak begitu sempurna sehingga terlalu lemah dan dapat diamankan oleh Kiper Timnas MALAYSIA.

Selepas kegagalan tendangan penalti tersebut, permainan INDONESIA seperti kehilangan arah dan pada akhirnya kesalahan pemain belakang INDONESIA mampu dimanfaatkan oleh MALAYSIA untuk mencetak gol yang membuat skor menjadi 0-1 untuk MALAYSIA. Dengan gol tersebut, perjuangan INDONESIA menjadi berat mengingat agregat menjadi 4-0 untuk MALAYSIA. Pada akhirnya INDONESIA bisa menyamakan skor sekaligus memperkecil Agregat menjadi 4-1, menyusul gol yang dicetak oleh pemain INDONESIA dan dengan adanya gol tersebut permainan INDONESIA mulai membaik, terbukti INDONESIA bisa mencetak gol untuk yang kedua kalinya. Namun sayang, hingga pertandingan berakhir INDONESIA tidak mampu lagi mencetak gol tambahan yang menjadikan agregat 4-2 untuk MALAYSIA. Dengan hasil ini, MALAYSIA akhirnya menjadi Juara Baru AFF SUZUKI CUP 2010.

Untuk keempat kalinya, INDONESIA harus puas menjadi Runner-up kali ini. Dengan adanya kekalahan ini, sebaiknya PSSI mulai membenahi kinerjanya agar bisa memajukan persepak bolaan di Tanah Air. Jika PSSI mampu berbenah, bukan hal yang mustahil jika suatu saat INDONESIA bisa berlaga di PIALA DUNIA.

26 DESEMBER 2010


Laga FINAL Leg I AFF SUZUKI CUP 2010 di Stadion Bukit Jalil Malaysia tinggal beberapa hari lagi, berbagai macam persiapan sudah dilakukan oleh kedua tim. Malaysia yang bertindak sebagai tuan rumah, tentu sudah meyiapkan strategi untuk melawan Indonesia. Itu tak lepas dari bayang-bayang trauma kekalahan 1-5 saat menjalani babak penyisihan grup yang langsung membuat tim Malaysia mengalami kemajuan.

Akan tetapi, Indonesia tidak begitu gentar dalam menghadapi Malaysia, karena selain pernah menghancurkan tim Malaysia di Stadion Umum Gelora Bung Karno Jakarta, tim asuhan Alfred Riedl ini memiliki rekor yang cukup mumpuni yaitu MENYAPU BERSIH SELURUH LAGA yang dijalani selama mengikuti laga tersebut.

Banyak juga yang beranggapan, bahwa Indonesia belum teruji mentalnya!!!!
Kenapa?????


Karena semua kemenangan yang diraih oleh tim GARUDA diperoleh dari Stadion Umum Gelora Bung Karno Jakarta, itu semua karena bermain dihadapan pendukung fanatiknya sendiri sehingga para pemain merasa nyaman. Andai saja salah satu pertandingan Indonesia melawan Filipina di selenggarakan di kandang Filipina dan hasilnya menang, mungkin banyak pecinta bola tanah air menganggap bahwa Indonesia bisa melewati tim Harimau Malaya dengan mudah ketika bermain di kandang lawan.

Meskipun demikian, para pecinta bola tanah air tetap menganggap bahwa Irfan Bacdhim dkk mampu meraih semua kemenangan baik saat Away maupun Home, sehingga sanggup mengangkat Gelar Juara yang belum pernah diraih oleh bangsa ini semenjak turnamen tersebut bernama PIALA TIGER.

TERUSLAH BERJUANG PARA PEMAIN INDONESIA. BUAT BANGGA NEGERI INI.

Assassin's Creed: Brotherhood Review


Assassin's Creed: Brotherhood is a historical fantasy third person action-adventure video game developed by Ubisoft Montreal for Microsoft Windows, PlayStation 3 and Xbox 360. It was released for PlayStation 3 and Xbox 360 in November 2010, and is due for release on Microsoft Windows in Q1 2011.[7] The game is a direct sequel to Assassin's Creed II, with Ezio Auditore da Firenze and Desmond Miles returning as the main protagonists, and it takes place right after the conclusion of the previous game's story. It is the first game in the main series to feature a multiplayer mode.

Gameplay


Assassin's Creed: Brotherhood is a third person action-adventure with main emphasis on sandbox style gameplay in an open world of Italy. Like the previous installments, the gameplay's core mechanics are based on parkour movements, crowd-blending stealth, assassinations and melee fighting system. The combat system features several improvements and for the first time in the series, the game offers a multiplayer mode alongside 20+ hours of singleplayer gameplay.[8] Assassin's Creed Brotherhood won best Action Adventure game in the Spike TV video game awards 2010

The game introduces a brand-new management system: the player can recruit new members by destroying any of twelve "Borgia towers" around Rome where papal troops are stationed, then rescuing disgruntled citizens in their districts from harassing guards. The player as Ezio can then send them to assignments around Europe or call them for support during missions (if they are not already occupied). The assassin recruits are also able to provide arrow support for the player. Tasking the novice Assassins is essential to make them gain experience, and the player will be able to customize their appearance, skills and weapon training by spending the skill points they've earned. Assassins can die on missions, from which they will not return. Ezio will master new gadgets, such as Leonardo da Vinci's parachute, which can be used when jumping from tall buildings.[8] Along with poison darts, a faster acting poison, a crossbow, and the ability to hold and throw heavier weapons like axes.

Ezio using the BAM system (Brotherhood Assist Move).

The player will have to rebuild Rome, which has fallen into ruin due to the corrupt rule of the Templars over the Papal States and concentrating all the wealth in the Vatican. Just like the village of Monteriggioni in Assassin's Creed II, the player will be able to invest in the city and witness its development and unlock rewards.[9] The player will have to conquer and destroy Borgia's towers to free city zones from the family's influence.[8] Completing this unlocks new missions and opportunities. Rome is the biggest city ever created after the first two installments (Rome is three times bigger than Florence from Assassin's Creed II[8]) and includes five varied districts: Vatican, Downtown, Tiber, Country and Antique. The players will be able to explore the entire city of Rome, visit a part of Naples, Spain and Monteriggioni.

The combat system has been upgraded to be faster and more dynamic. Striking first and offensive actions will be more deadly in Brotherhood than previous games where counter-attacks were the most efficient. This made the player wait until the AI strikes which slowed down the pace of fighting. The AI in this game is thus more aggressive and enemies can attack simultaneously. To dispatch them, Ezio can use melee and ranged weapons at the same time as well, introducing the hidden pistol in combat. It has been shown that Ezio can throw axes and spears toward his enemies. There are new enemy archetypes in addition to those seen in Assassin's Creed II such as horsemen, arquebusiers, papal guards and others.

Horses play a larger role in Brotherhood, not only used as a means of transport (inside the city for the first time), but as a component of acrobatic sequences and advanced combat as well, allowing ranged weapons to be used while riding them. Brotherhood also introduced various types of horse-related assassinations, featuring horse-to-horse assassinations. There will be environmental objects like the flower pot in Assassin's Creed II to move faster inside the city (a system of tunnels around the city allow fast travel), as well as new objects such as merchandise lifts to quickly climb up high buildings or structures.[10]

Multiplayer


Assassin's Creed: Brotherhood is the first game in the main series to feature multiplayer mode. It was heralded by many at E3 2010, where it was showcased for the first time. GameTrailers awarded it as the Best Multiplayer Game of the show.[11] Multiplayer portion of Assassin's Creed: Brotherhood was generally well-received by critics.[12][13]

The players are Templars in training at the Abstergo facility. They use the animi (plural for animus) seen at the beginning of Assassin's Creed II to access memories of Assassins and to acquire their skills using the "bleeding effect". There are four game modes and different maps, including the areas from the first and the second game like Florence, as well as new maps like Rome, Castel Gandolfo, Siena and the newly announced Mont- Saint Michael.[14] The gameplay in multiplayer mode is similar to the core gameplay of the series, as players are required to use their assassination and stealth skills. The players must hunt down targets while being hunted themselves. Players earn points by completing each assassination without being detected and escaping after each kill. Breaking cover makes the player visible to other players and makes them easier to assassinate.

The multiplayer mode also includes a leveling system, which allows players to unlock rewards by earning experience points during the matches and gaining new levels. Players can then unlock abilities, perks and streaks. Abilities are active skills, which can be used again only after a cooldown time. Perks are passive skills, which can be equipped before the match and they are active all the time. Streaks are bonuses awarded for reaching certain number of successful or failed contracts.[14]

The multiplayer beta, exclusive for PlayStation 3 users, was announced at E3 2010.[15] It began on 4 October 2010, with early access for Playstation Plus subscribers from 27 September,[14] and ended on 18 October 2010. Three maps have been playable in the beta: Rome, Castel Gandolfo and Siena.[16][17]

Game modes


In Wanted, up to eight players are dropped on a map of medium size where they must find and assassinate each other. However, the rule is not the one of a standard deathmatch but rather a cat-and-mouse game. Each player is given another player as a target. The goal is to find and kill a target without being seen or killed by the player's own predator. If the player breaks cover, the target will be warned and will run away, starting a chase sequence. The player with the highest score wins. Points will be removed for dying or killing NPCs, otherwise players would feel the need to kill everyone in sight. A player cannot interact with another player who is neither the target or the hunter of that player, but they can stun their hunter. This mode is very similar to the multiplayer mode of The Ship.

In Wanted, one player chooses a character and is assigned a target to kill. The other players must find and stop the assassin. This mode relies on use of NPC characters to make it more difficult as there can be several characters who look like the target in the same area, and any visual customizations on a player character will be shared by their NPC counterparts. Killing an innocent person cancels the assassination contract.[18]

Advanced Wanted mode is a variant of Wanted mode, with the only difference involving the player's radar no longer specifying the height of the target.[19]

In Alliance, there are three teams, each limited to 2 players. Each team represents a character. The point of this mode is to get more points than the other team, but each team is chased by another and is only allowed to kill one specific team (not the team chasing them, but they will be able to stun the team hunting them). This mode encourages players to work together, as teammates can help each other or they can assassinate their target simultaneously.[14]

In Manhunt there are two teams of four. One team is the hunters, the other is the hunted. Each team looks like a specific character and takes turns being the hunter and the hunted. Hunters obtain points by assassinations, while the hunted obtain points from escapes, stuns, and remaining incognito. The team with the highest score wins.[20]


Characters

Players will be able to choose one of the available characters: Courtesan, Barber, Priest, Noble (Banker), Prowler (Hunter), Executioner, Doctor, Isaiah, Blacksmith, Soldier (Captain), Smuggler, Engineer (Merchant),[21][22] Footpad,[23][24]Thief, Hellequin (a female Harlequin, which is available through uPlay) and Mercenary. Two special characters were only available in the selected pre-order editions of the game: the Harlequin and the Officer. Each character has unique assassination moves and a signature weapon.[25] Characters can be customized as the player levels up. These customization options include new accessories, costumes and gender changes.[14]

Plot

A portrait of Cesare Borgia by Altobello Melone

The main story is set in 2012. After escaping the Templars' attack at the end of Assassin's Creed 2, Desmond Miles and other modern-day Assassins go to Monteriggioni and set up a new hideout in the ruins of Villa Auditore. After restoring the electricity in the old tunnels under the villa, the player once again takes control of Ezio Auditore through the genetic memory of Desmond Miles using the Animus 2.0 (which is the game's memory interface).[8]

Ezio's story begins in 1499 as he exits the vault, still confused by what he saw inside. He escapes Rome with his uncle Mario Auditore and arrives at Monteriggioni. Soon after that, his city is besieged by Cesare Borgia, son of Rodrigo Borgia. The Assassins are overpowered by this attack and the entire city is left in ruins. Mario dies in the attack, after being shot by Cesare, and the Apple of Eden, the mysterious artifact of great power, is lost to Cesare Borgia and the Templars. Ezio escapes with his family and decides to travel to Rome, the center of the Templar Order in Italy. As a Master Assassin, Ezio will have to reestablish the Assassin Brotherhood in Rome and destroy the Templars, as well as his new arch-nemesis, Cesare Borgia, son of the Pope.

During the attack on the Villa, Ezio's ally and love interest Caterina Sforza was taken away by Cesare's army. While trying to rescue Caterina from the Castel Sant Angelo, Ezio witnesses Cesare passionately kissing his sister, Lucrezia Borgia. Once Cesare has left, Ezio is able to sneak into the Castel, hold Lucrezia hostage, and use her to free Caterina from her cell. Not long after the rescue, Ezio is made head of the Assassin order, and promoted to the rank of Il Mentore due to his attempts to rebuild their brotherhood.

As in Assassin's Creed II, Subject 16 has placed hidden file fragments inside the Animus landscape in Brotherhood. Once all of the fragments have been found and deciphered, the consolidated file loads a framework-like level in the Animus. Desmond makes his way through it and at the end encounters a virtual copy of Subject 16, whose body is made up of code. His speech is scattered and vague, but he tries to warn Desmond that there is little time left. He says that "it is too late to save them" and that "she is not who you think she is." He tells Desmond to find Eve in Eden and that her DNA is the key. He then suddenly says, "The sun. Your son," and trails off. Desmond tells him not to go, to which 16 replies, "I am with you till the end. Find me in the darkness." He then disappears and the framework world collapses.

Towards the end of the game, Rodrigo becomes suspicious of his son's activities. Using his power as Pope, he withdraws the funding that Cesare needs to keep his army running, and then attempts to murder him using a poisoned apple. Cesare, saved from death by his sister, turns the tables on his father by shoving the poisoned apple in his mouth when Rodrigo refuses to reveal the location of the Apple of Eden. When Cesare storms off to look for the artifact - destroying his relationship with his sister in the process - Ezio races ahead and uses the Apple to destroy Cesare's army and to make his supporters withdraw their backing from his campaign to become King of Italy. When all of his "friends" have abandoned him, Cesare is arrested by the new Pope's Papal Army for murder and incest, finally leaving Rome in peace.

Ezio, however, is not convinced, and so uses the Apple to check up on Cesare. He discovers that the Borgia Captain General has escaped from his prison and has launched an attack on a small city in Spain. Ezio arrives and corners Cesare on the battlements of a crumbling castle. Ezio and Cesare engage in a sword fight, but Ezio overpowers his enemy. Cesare, however, refuses to be killed by the hand of man, and so Ezio decides to "let fate decide". He pushes Cesare off the castle battlements, and therefore does not directly kill him. Ezio then takes the apple and hides it in a place in which no-one will find it - another temple, this one built underneath the Santa Maria Aracoeli, within The Temple of Juno.

Using the co-ordinates taken from Ezio's memories, Desmond, Lucy, Shaun and Rebecca open the temple, intending to use the Apple to locate the remaining temples in order to keep the other Pieces of Eden out of the Templars' hands. As Desmond makes his way into the temple, he is confronted with holographic apparitions of a being called Juno, who appears to be of the same race as Minerva in Assassin's Creed II, and she is neither audible nor visible to Lucy, Shaun, or Rebecca. Most of her comments center around humanity's lack of knowledge. She states that humanity is "innocent and ignorant": that people were not built to be wise, having been given only five of the six senses, sight, smell, taste, touch, and hearing, but lacking knowledge. However, Juno says that when the initial disaster that wiped out the first people came to pass, they tried to "pass it on through the blood"; it is implied that this sense is Desmond's "eagle vision", which is passed on through the Assassin bloodlines. Her careful cadence then drops as she suddenly becomes angry, yelling "We should have left you as you were!"

A staircase leading to the Apple is activated and Desmond and the others ascend it. Desmond approaches the Apple and glowing symbols begin to appear in the air. As Shaun starts to explain what they are, Desmond touches the Apple. His DNA activates it and suddenly they are all frozen, although Desmond can still speak. Juno cryptically says that Desmond is descended from her race and their enemy. She then says that there is a woman who is supposed to accompany him through "the gate", but she is not with him. She says, "The cross darkens the horizon," a clear reference to the Templars, and takes control of Desmond's body, forcing him to draw his hidden blade saying, "The Path must be opened," and that "the scales must be balanced". She then begins to force Desmond to walk towards Lucy. Desmond pleads with her to stop, but she replies, "You know so very little. We must guide you!" and forces him to stab Lucy. Juno says "It is done," and then refers to the woman who is to accompany Desmond, telling him to find her and "awaken the sixth". She tells him to go alone and releases her hold on the group, at which point Desmond and Lucy fall to the floor, unconscious, and a pool of blood spreads around Lucy.

As the credits roll, two men are briefly heard arguing. The first man says "He's gone into shock!" A second man suggests that they put him back in the Animus. The first is unwilling to do so, as it was the Animus that did this to him. The second man insists, claiming that he's the expert. The exchange ends with a third man saying "no". It is currently unknown who these men are or who they are talking about.


Development


A new Assassin's Creed episode featuring multiplayer was announced during Ubisoft's 2009 fiscal third quarter results while not revealing its name. In early May 2010, a GameStop employee published on Internet some images of a pre-order box featuring the Assassin's Creed: Brotherhood title while Ubisoft was teasing the game on Facebook and Twitter. Ubisoft then confirmed the authenticity of these pictures.[26] Brotherhood has not been numbered unlike Assassin's Creed II because players, and even developers themselves would have expected a new setting and a new ancestor while this is only the continuation of Ezio's story.[27]

While still in development, Creative Director Patrice Désilets left before the game's presentation at the E3 2010. Ubisoft and Production Manager Jean-Francois Boivin stated that he only took a "creative break" after completing his task on Brotherhood.[28]

A teaser trailer of the multiplayer mode was released on the official site before the E3. A cinematic debut trailer was diffused during Ubisoft's E3 2010 press conference along a walkthrough of the game's beginning.

The game is being developed by five Ubisoft studios with Montreal as the lead, and four other developers: Annecy, Singapore, Bucharest and Québec City. The multiplayer mode is mainly developed by Ubisoft Annecy, the studio responsible for creating multiplayer mode in Splinter Cell Chaos Theory.[29][30] Ubisoft also announced plans for DLC after the game's launch, but its content hasn't been detailed yet.[8] From the perspective of performance, Ubisoft have commented that they hope the gaps between the PlayStation 3 and Xbox 360 versions will be even smaller with Brotherhood.[31]

Assassin's Creed: Brotherhood has reached the gold status on October 28, 2010.[32]


From WIKIPEDIA

Assassin's Creed 2 PC Review

Di dalam game Assassin’s Creed 2 ini, kita akan kembali bermain sebagai Desmond Miles dengan jalan cerita menyambung dari gamenya yang pertama. Perannya disini belum terlalu jelas, tapi pihak Ubisoft mengatakan kalau Desmond akan menjadi lebih interaktif daripada sebelumnya. Miss Lucy Stillman juga akan kembali, dan masih diperankan oleh Kristen Bell.

Spoiler for Desmond & Lucy:

Spoiler for Kristen Bell:


Komedian asal Inggris Danny Walace telah diberitakan akan memerankan Shaun Hastings, seorang ahli sejarah yang juga akan membantu Desmond

Spoiler for Danny Wallace:


Dari kota Masyah, Acre, Damascus,dan Jerusalem pada abad 12 kita berangkat ke Eropa, atau lebih tepatnya Italia pada tahun 1486. Kota yang bisa kita mainkan antara lain adalah Venesia, Florence, Roma, dan Tuscany.

Spoiler for Venesia:


Dimana kita akan bermain sebagai salah satu nenek (atau kakek?) moyang Desmond, yang bukan lagi bernama Altair melainkan Ezio Auditore da Firenze.

Spoiler for Ezio Auditore da Firenze:


Ezio lahir dalam keluarga bangsawan, tetapi sesuatu yang tak terduga terjadi dan menyebabkan keluarganya dihukum gantung. Hal ini ada hubungannya dengan Carno Grimaldi, pemimpin keluarga Grimaldi, pendahulu Mafia jaman sekarang. Melihat hal ini, Ezio berniat untuk menuntut balas kepada keluarga yang paling berkuasa di seantero Venesia tersebut. Meskipun begitu, jangan lupakan para Templar yang nantinya pasti muncul di game ini.

Spoiler for digantung:

Spoiler for Assassin vs Templars:


Tidak seperti Altair, Ezio bukanlah Assassin terlatih ketika kita pertama kali memainkannya, dia tuh cuman seseorang yang berasal dari keluarga pedagang. Namun, sepanjang jalannya permainan Ezio akan menggeluti dunia per-Assassin-an yang akan membuat dia menjadi lebih sakti dari sebelumnya, bahkan mungkin melebihi si Altair.

Spoiler for ciaaat..:


Dalam menyelesaikan misi-misinya, Ezio akan dibantu oleh seorang penemu jenius yang bernama : Leonardo Da Vinci (ya, leonardo da vinci, ane juga kaget). Leonardo Da Vinci diberitakan akan memegang peran penting dalam game Assassin’s Creed 2 ini. Katanya doi perannya bakal mirip2 Q di film James Bond gitu, dengan gayanya yang nyentrik dan penemuan gadget2 canggih untuk membantu Ezio memberantas para Templar.

Salah satu hal menarik adalah disini diceritakan bahwa penemuan Da Vinci dalam dunia nyata yaitu mesin terbang, sengaja diciptakan Da Vinci untuk si Ezio.

Spoiler for mesin terbang da vinci:


Hah mesin terbang? Berarti ntar si Ezio bisa terbang gitu?


Benar sekali bro, dalam trailernya diperlihatkan Ezio yang sedang terbang dengan alat semacam gantole mini di langit malam kota Venesia.

Spoiler for terbang:


Langit malam kota Venesia? Wah disini harinya bisa malem ya?


Sekali lagi benar bro, nggak kayak game yang pertama harinya cuman siang terus sampe bego. Udah gitu si Enzio bisa berenang lagi, nggak kayak si Altair.

Spoiler for malem:

Spoiler for byuur:


Soal senjata juga terdapat fitur baru yang gak kalah asik, selain pedang, pisau lempar, dan hidden blade, kita juga bisa membeli senjata tambahan berupa mace, tombak, atau smoke grenade. Kita juga bisa membeli armor untuk menambah pertahanan, atau beli baju biar tampil lebih gaya. Tapi kalo soal baju kita Cuma bisa ngerubah warna bajunya doang, jadi gak terlalu customized.

Spoiler for belanja:

Spoiler for smoke grenade:


Ezio berbaju hitam (walau cuma mainannya tapi ntar wujudnya persis begini)
Spoiler for black:


Wah ada sistem beli? Berarti si Ezio punya duit nih?

Yup. Assassin’s Creed menawarkan sistem duit. Duitnya selain buat beli senjata, armor, dan baju bisa dipake buat bayar cewek untuk menggoda calon korban Ezio sehingga bisa lebih mudah dibunuh. Atau bisa sekalian juga untuk membayar orang untuk ngebunuh calon korbannya.

Kita juga bisa belanja pisau lempar, racun, dan obat. Obatnya untuk darahnya si Ezio karena sekarang sistemnya pake sistem health bukan DNA sync.

Spoiler for cewek:

Spoiler for orang bayaran:


Hidden blade yang sebelumnya hanya satu, sekarang ada dua, kiri dan kanan. Ada juga pilihan untuk memakai poison blade, jadi hidden bladenya kyk dilumuri racun mematikan. Terakhir, di tangan kiri Ezio terdapat hidden gun, semacam senapan kecil untuk nembakin peluru DOOR. Oiya, jari manis Ezio nggak buntung kayak Altair.

Spoiler for hidden blade:

Spoiler for hidden gun:


Hidden blade yg racun fungsinya bukan cuma untuk membunuh doang, jadi efeknya kalo ditusuk ke orang awalnya mereka akan biasa2 aja, tapi nggak lama setelah racunnya bekerja, doi bakalan ngamuk2 sambil muter2in senjatanya kesana kemari gitu. Jadi kayak kesakitan gitu, abis itu baru modar. Dipakenya kalo misalnya mau bunuh orang tapi doi dijaga ketat sama penjaganya, nah tusuk aja tuh si penjaganya pake poison blade cuss

Penambahan fitur yang pertarungan. Pertarungan disini terasa lebih asik soalnya kita bisa ngerebut senjata musuh dan memakainya, dan ada satu adegan dimana tombak yang direbut Ezio patah tapi patahannya masih bisa dipake buat nusuk orang. Gerakan2nya juga lebih variatif dibandingkan dengan game yang pertama, kita bisa mengkombinasikan senjata dan pukulan. Paling asik mengkombinasikan pukulan sama hidden blade, jadi misalnya lagi plak buk pak tiba2 SHRIING, mati deh.

inventory (thx buat bro krieg121 atas inponya)
Spoiler for inventory:


keterangan (searah jarum jam):
1. Poison Blade
2. Hidden Blade
3. Hidden Gun
4. Longsword
5. Short Blade
6. Throwing Knives (sistemnya udah nggak instant kill kyk di AC1)
7. Fist
8. Coin (buat dilempar ke tanah dan ngebuat warga ngerubutin, semacam pengalih perhatian)
9. Obat
10. Smoke Grenade (buat kabur)


Males berantem? Kita masih bisa sembunyi kok, bisa di tumpukan jerami, atau bisa juga sembunyi di dalem air, asal jangan lama2 soalnya napas si Ezio terbatas. Sembunyi di antara kerumunan orang dibuat lebih nyata, dimana kita gak harus nyari gerombolan scholar untuk sembunyi. Cukup ada gerombolan orang aja, trus ikutin tempo jalan mereka, tersembunyi deh.

Tapi, sekarang AI penjaganya dibuat lebih pinter. Kalo misalnya kita sembunyi di suatu tempat, bisa aja sama doi diperiksa. Buat ngatasinnya, kita bisa nyerang mereka secara mendadak dari tempat persembunyian kita.

Spoiler for nyerang:


Ada sistem baru bro, semacam sistem reputasi. Jadi kalau si Ezio abis ngelakuin misi2 assassination-nya, doi bakalan punya reputasi buruk gitu. Untuk ngilangin reputasi buruknya tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Misalnya dengan nyogok pake duit, nyabut2in poster wanted si Ezio, atau dengan membunuh saksi.

Overall, gw rasa gamenya bakalan keren banget. Penasaran bgt sama kelanjutan ceritanya berhubung ending AC1 sangatlah gantung..


Minimum req:
#Intel Core 2 Duo 1.8 GHz or AMD Athlon X2 64 2.4 GHz
Core 2 duo
#RAM 1.5 GB Windows XP / 2 GB Windows Vista, Windows 7
#Video Card 256 MB DirectX 9.0-compliant card with Shader Model 3.0 or higher
# DirectX 9.0
# Hard Drive Space 8 GB

Recommended:
#Intel Core 2 Duo E6700 2.6 GHz / AMB Athlon 64 X2 6000+
#GeForce 8800 GT / ATI Radeon HD 4700



From KASKUS

POINT BLANK REVIEW


Point Blank adalah sebuah permainan komputer ber-genre FPS yang dimainkan secara online. Permainan ini dikembangkan oleh Zepetto dari Korea Selatan dan dipublikasikan oleh NCSoft. Selain di Korea Selatan, permainan ini mempunyai server sendiri di Thailand, Rusia, dan Indonesia. Di Indonesia, permainan ini dikelola oleh PT. Kreon melalui Gemscool. Point Blank berkisah tentang perseteruan antara Free Rebels dan pemerintah yang dalam hal ini adalah Counter Terrorist Force(CT-Force).

Latar Belakang


Terbentuknya Free Rebels

Semakin bertambahnya imigran yang tidak mendapatkan pekerjaan dan terusir dari masyarakat, sehingga untuk bertahan hidup para imigran kemudian melakukan berbagai macam tindak kriminal dari perampokan hingga pengedaran obat-obatan terlarang. Aksi kriminal ini berkembang menjadi gerakan yang teroganisir hingga terbentuk organisasi yang dinamakan Free Rebels. Tujuannya tidak lain untuk menguasai seluruh perdagangan obat terlarang dan senjata di seluruh dunia serta menciptakan rasa takut bagi masyarakat.

Terbentuknya CT-Force

Akibat konflik dengan imigran yang semakin meluas, pemerintah memutuskan dibentuk suatu organisasi khusus untuk menghadapi para teroris.Sejak dibentuknya organisasi ini, mereka mulai mencari informasi dan keberadaan dari organisasi teroris yang dinamakan Free Rebels. Sejalan dengan meningkatnya ancaman teroris tersebut, pemerintah kemudian mengirimkan bantuan pasukan terbaik yang pernah ada di pemerintahan yang kemudian datang dan bergabung serta berganti nama menjadi CT-Force (Counter Terrorist Force)

Fitur

Point Blank memiliki berbagai fitur unik yang membedakannya dengan berbagai game online sejenis seperti Counter Strike, WarRock, dan Cross Fire.

Mode Permainan

Point Blank memiliki 7 mode permainan, yaitu:

  • Death Match
    • Bunuh pemain musuh hingga skor tim-mu mencapai nilai yang ditentukan atau berusahalah menjadi tim dengan skor terbanyak saat waktu permainan habis.
  • Bomb Mission
    • Tujuan tim Free Rebels adalah untuk meledakkan area yang disebut bombsite dengan C4, sementara tujuan tim CT-Force adalah mencegah tim Free Rebels meledakkan bombsite.
  • Destroy Mission
    • Hancurkan objek yang menjadi target dalam mode ini.
  • Eliminate
    • Habisi semua musuh yang ada untuk memenangkan ronde.
  • AI Mode
    • Dalam mode ini, para pemain diharuskan untuk melawan musuh yang dikendalikan oleh komputer (AI). Mode AI terdiri dari Level 1 hingga Level 10, dimana semakin tinggi levelnya, semakin tinggi pula tingkat kesulitan musuh AI. Mode ini telah dihapus dari Point Blank Indonesia karena ada bug yang membuat experience dan point yang seharusnya tidak didapat bisa didapat.
  • Shotgun Mode
    • Hanya senjata tipe shotgun saja yang dapat digunakan dalam mode ini.
  • Sniper Mode
    • Hanya senjata tipe sniper rifle saja yang dapat digunakan dalam mode ini.

Karakter

Point Blank memiliki total 8 karakter yang dibagi ke 4 karakter untuk masing-masing tim. Masing-masing karakter memiliki penampilan dan latar belakang yang berbeda-beda.

CT-Force

  • Acid Pool (Paul)

Lulus sebagai polisi terbaik dari University of Elite Police dan mempunyai pembawaan yang cool. Akan tetapi karena gaya bicaranya yang lucu maka dia diberikan nickname "Acid Pool" oleh teman-temannya Setelah lulus dia kemudian mendaftar untuk menjadi polisi. Karena mempunyai kemampuan yang tinggi dan selalu memiliki taktik yang baik, dia kemudian ditugaskan untuk bergabung dengan CT-Force. Untuk membuktikan loyalitas dan kepercayaanya kepada pemerintah, dia siap untuk melawan Free Rebels yang semakin merajalela.

  • Keen Eyes (Ayse)

Merupakan keturunan campuran antara penduduk asli dan pendatang. Dia mempunyai kemampuan yang tinggi dan merupakan salah satu pimpinan dari kepolisian. Karena alasan ini CT-Force berniat untuk mengajaknya bergabung. Karena merupakan keturunan campuran dan memiliki mata yang tajam maka teman-temannya menjulukinya "Keen Eyes". Merupakan satu-satunya keturunan campuran di kepolisian.

  • Leopard

Pada usia 17 tahun dia melakukan imigrasi ke Amerika Serikat bersama dengan seluruh keluarganya. Karena merupakan keturunan Asia dia selalu diganggu oleh teman sekolahnya. Setelah lulus dari universitas pada 22 tahun dia langsung mendaftar untuk menjadi anggota Angkatan Darat Amerika Serikat. Pada usia 24 tahun dia sudah menjadi anggota dari pasukan khusus Green Berets. Dia kemudian mendapatkan pangkat sersan pada usia 33 tahun. Setelah itu, dia kembali ke tempat kelahirannya untuk menikmati hidup. Tidak lama kemudian terdengar kabar bahwa pemerintah pusat ingin merekrut semua prajurit yang handal untuk membentuk tim untuk melawan para teroris yang semakin merajalela. Tim tersebut dinamakan CT-Force. Green Berets mendapatkan perintah untuk mencari seseorang yang mempunyai kemampuan yang tinggi untuk bergabung dengan CT-Force melawan teroris. Pada saat bergabung dengan CT-Force dia mendapatkan panggilan "Leopard".

  • Hide

Dia lahir di Inggris, kedua orangtuanya merupakan mantan prajurit di Tokyo. Pada usia 19 tahun dia mendaftarkan diri untuk menjadi prajurit pada Angkatan Darat Inggris. Menginjak usia 22 tahun dia menjadi prajurit yang paling terkenal di Angkatan Darat Inggris karena memiliki kemampuan yang tinggi, terutama dalam pendukung taktis. Di usia 26 tahun dia mendapatkan pertempuran yang keras, sehingga menimbulkan luka pada wajahnya. Karena kemampuan dan pengalamannya, CT-Force tertarik untuk merekrut dirinya. Karena berasal dari negara asing dia diberikan nama panggilan "Hide". Akan tetapi karena sifatnya yang penyendiri dia kurang dapat bergaul dengan sesamanya dalam CT-Force Dengan potongan rambut yang pendek dan hitam serta bekas luka pada wajahnya, membuat dia terlihat sangat dingin.

Free Rebels

  • Red Bulls

Karena hanya seorang imigran dia tinggal di desa kecil bersama orang tuanya.dan imigran lainnya. Dia juga merupakan pemain bola yang hebat. Sesaat setelah menerima gelar MVP pada kejuaraan sepak bola, dia mendengar kabar bahwa kedua orangtuanya terbunuh pada saat mempertahankan desa mereka dari pemerintah yang ingin menghancurkan desa tersebut. Dia segera pulang ke desanya, akan tetapi dia hanya menemukan desanya yang telah hancur lebur. Hatinya penuh dengan amarah dan kebencian kepada pemerintah. Kemudian dia bergabung dengan Free Rebels untuk membalaskan kematian orang tuanya. Memiliki fisik seorang pemain bola dan mempunyai mata yang tajam seperti banteng membuat teman-temannya di Free Rebels memanggilnya "Red Bulls"

  • Tarantula

Dia terlahir di keluarga imigran. Kehilangan kedua orang tuanya pada waktu kecil karena kecelakaan, kemudian diadopsi oleh keluarga lain. Hari demi hari dilalui di keluarga barunya. Akan tetapi sifat rasis dari ayah angkatnya semakin lama semakin besar dan memperlakukan dirinya secara kasar. Suatu hari dia menemukan revolver di lemari, kemudian dia mengambil revolver itu dan menembakkannya ke dada ayah angkatnya. Akibat insiden ini dia dimasukkan ke dalam penjara. Dalam penjara dia sering dipanggil dengan sebutan "Tarantula". Setelah beberapa tahun dia bebas dari penjara.Kemudian dia mendengar kabar bahwa para imigran selalu mendapatkan diskriminasi, hal ini membuatnya sangat marah. Kemudian dia memutuskan untuk bergabung dengan Free Rebels.

  • D-Fox

Kedua orang tuanya berasal dari Timur Tengah dan Asia. Meskipun campuran dia memiliki fisik yang baik. Pada usia 20 tahun dia telah menjadi letnan dan telah melakukan banyak misi khusus. Pada usia 25 tahun dia telah menjadi pimpinan tim. Dia terkenal karena tidak pernah meninggalkan jejak di setiap pertempuran. Di usia 26 tahun dia telah menjadi seorang Army Rangers. Tidak lama setelah itu dia mendapatkan suatu tugas rahasia dari pemerintah. Akan tetapi karena ada kesalahan informasi dari pemerintah, seluruh anggota timnya terbunuh. Pemerintah melimpahkan semua kesalahan kepada dirinya atas kejadian itu. Tidak terima perlakuan pemerintah, dia kemudian memberontak dan bergabung dengan Free Rebels. Untuk mengenang dan menghormati teman-temannya yang telah terbunuh di medan perang dia kemudian menamai dirinya Desert Fox, yang kemudian disingkat menjadi "D-Fox". Pada suatu misi dia tidak sempat untuk melarikan diri sebelum bomb yang dipasang meledak, sehingga tanganya terluka. Oleh karena itu dia selalu menggunakan sarung tangan.

  • Viper Red
  • Baris isi

Dia mengikuti jejak ayah angkatnya yang berasal dari Perancis untuk menjadi seorang bodyguard. Kemampuan bertarung dan daya tahan tubuhnya telah ditempa dengan baik dari waktu kecil. Dia diadopsi oleh seseorang dari negara lain 25 tahun yang lalu, karena ibunya akan menjalankan suatu misi rahasia. Sekarang dia berusaha untuk mencari dan menemui ibunya kembali. Dia kemudian mendapatkan kabar bahwa ibunya adalah seorang Free Rebels dan telah terbunuh oleh pemerintah pada saat pertempuran demi melindungi imigran dari Amerika Latin. Mendengar itu dia kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Free Rebels untuk membantu para imigran yang tertindas dan membalaskan dendam ibunya. Tidak seperti wanita yang lainnya. Dia mempunya kecepatan yang tinggi dan kekuatan yang besar. Dia juga ahli dalam menyusun taktik dan selalu bergerak licin seperti ular pada saat di medan pertempuran. Dia tidak menyukai sinar matahari dan selalu menggunakan kacamata hitam.

Title

Salah satu fitur menarik dari Point Blank adalah Title. Title adalah gelar spesialisasi senjata yang memberi kelebihan jika digunakan yang disesuaikan dengan tipe senjata yang digunakan. Title memiliki efek yang berbeda-beda, mulai dari meningkatkan kecepatan menembak namun meningkatkan efek rekoil senjata, meningkatkan akurasi namun mengurangi kecepatan bergerak, dan lain-lain. Title yang sejenis (misalnya title Assaulter Private dan Senior Assaulter) tidak dapat digunakan bersamaan.


Dari Wikipedia.

10 KEBOHONGAN TENTANG KIAMAT YANG MEMBUAT GEGER



1. Ayam Peramal dari Leeds, 1806
Sejarah mencatat banyak tokoh yang menyatakan bahwa zaman akhir hampir tiba ditandai dengan kedatangan nabi. Namun, mungkin "nabi" yang paling aneh adalah seekor ayam petelur dari Kota Leeds, Inggris, 1806. Ayam ini awalnya disangka menghasilkan telur yang bertuliskan "Kristus akan datang". Seiring menyebarnya kabar mujizat ini, banyak orang menjadi percaya bahwa kiamat hampir tiba sehingga seorang penduduk yang penasaran akhirnya mengawasi sang ayam ketika bertelur dan menyaksikan penipu yang menuliskan kalimat itu.

2. Kaum Millerite, 23 April 1843
Seorang petani di New England bernama William Miller, setelah beberapa tahun mempelajari Alkitab, menyimpulkan bahwa waktu yang dipilih Tuhan untuk menghancurkan dunia bisa disimpulkan dari penafsiran harafiah isi Alkitab. Ia menjelaskan hal ini kepada siapa saja bahwa dunia akan berakhir antara 21 Maret 1843 dan 21 Maret 1844. Ia berkotbah dan menerbitkan tulisan cukup banyak dan memimpin ribuan orang (yang disebut kaum Millerite) yang meyakini bahwa tanggal pasti kiamat adalah 23 April 1843. Banyak yang menjual atau menyumbangkan semua harta miliknya karena percaya semuanya tidak dibutuhkan lagi, tapi ketika tanggal 23 April datang (tapi Yesus belum juga datang) maka grup itu pun dibubarkan, lalu sebagian dari mereka membentuk gerakan yang hingga kini dikenal sebagai Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (Seventh Day Adventist).

3. Armageddon/Kiamat kaum Mormon, 1891 atau sebelumnya

Joseph Smith, pendiri gereja Mormon, mengadakan rapat gereja pada Februari 1835 untuk memberitahu bahwa ia berbicara kepada Tuhan. Selama pembicaraan itu, Smith mengakui bahwa Yesus akan kembali dalam 56 tahun ke depan, dan selanjutnya masa akhir zaman akan segera dimulai.

4. Komet Halley, 1910
Tahun 1881, seorang astronom, dari analisa spektral, menemukan bahwa ekor komet mengandung gas mematikan yang disebut cyanogen (dari asal kata sianida). Tadinya ini tak terlalu menarik hingga seseorang menyadari bahwa lintas bumi akan berpotongan dengan ekor komet Halley di tahun 1910. Apakah permukaan planet akan terselubung oleh gas beracun? Itulah spekulasi yang dicetak di halaman depan koran The New York Times dan sejumlah koran lainnya, yang mengakibatkan menyebarnya kepanikan di seluruh AS dan di negara lainnya. Akhirnya, para ilmuwan dengan kepala dingin menjelaskan bahwa hal itu tak patut dikhawatirkan.

5. Pat Robertson, 1982
Mei 1980, Televangelis dan pendiri Koalisi Kristen, Pat Robertson, mengejutkan dan membuat banyak orang ketika ia menyatakan dalam acara TV-nya, "700 Club", kepada pemirsa di seluruh dunia bahwa ia tahu kapan dunia akan berakhir (padahal dalam Alkitab sendiri di Matius 24:36 tentang kiamat dinyatakan "Tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, bahkan malaikat-malaikat di surga tidak tahu"). "Saya menjamin bahwa pada tahun 1982 akan ada penghakiman dunia," kata Robertson.

6. Heaven's Gate, 1997
Ketika komet Hale-Bopp muncul tahun 1997, muncul isu bahwa pesawat alien tengah mengikuti komet itu. Hal itu ditutupi oleh NASA dan komunitas astronomi. Walau dugaan itu dibantah oleh para astronom (dan bisa dibantah siapa saja yang memiliki teleskop yang bagus), isu ini sempat disiarkan dalam acara radio "Coast to Coast AM" yang dibawakan Art Bell dan bertemakan paranormal. Dugaan ini menginspirasi suatu kultus yang percaya pada UFO di San Diego yang menamakan diri Heaven's Gate untuk mempercayai bahwa dunia akan segera berakhir. Dunia memang berakhir bagi 39 anggota kultus itu yang bunuh diri pada 26 Maret 1997.

7. Nostradamus, Agustus 1999
Karya tulis Michel de Nostradame yang sangat membingungkan dan metaforis telah menarik perhatian banyak orang selama lebih dari 400 tahun. Tulisannya, yang ketepatannya sangat tergantung pada interpretasi yang sangat fleksibel, telah diterjemahkan dan diterjemahkan ulang dalam puluhan versi yang berbeda. Salah satu baris tulisannya menyebutkan, "Tahun 1999, bulan ketujuh. Dari langit datang raja besar teror." Banyak pengikut Nostradamus menjadi resah karena menduga bahwa inilah penglihatan sang peramal terkenal itu terhadap kiamat.

8. Y2K, 1 Januari 2000
Ketika abad lalu hampir berakhir, banyak orang khawatir bahwa komputer akan menyebabkan kiamat. Permasalahannya, yang diketahui sejak 1970, adalah bahwa banyak komputer takkan bisa membedakan antara tahun 2000 dan 1900. Tak ada yang tahu pasti apa efeknya, tapi banyak yang menduga akan terjadi bencana, mulai dari mati lampu massal hingga ledakan nuklir. Penjualan senjata meningkat dan orang bersiap bertahan hidup dalam bungker. Namun nyatanya, tak banyak kesalahan terjadi ketika milenium baru dimulai.

9. 5 Mei 2000
Kalau memang kesalahan Y2K tak terjadi, maka bencana global dijamin akan terjadi oleh Richard Noone, pengarang buku 5/5/2000 Ice: the Ultimate Disaster di tahun 1997. Menurut Noone, massa es di Antartika akan menjadi setebal 3 mil pada tanggal 5 Mei 2000, suatu tanggal yang juga bertepatan dengan sejajarnya planet-planet di tata surya, yang entah bagaimana akan menyebabkan pembekuan global yang fatal. Tanggal itu berlalu dan bumi belum beku, tetapi buku itu malah "panas" di pasaran. Mungkin juga, pemanasan global mencegah terulangnya zaman es itu.

10. God's Church Ministry, musim gugur 2008
Menurut pendeta dari God's Church, Ronald Weinland, akhir zaman telah tiba, lagi. Bukunya di tahun 2006, 2008: God's Final Witness, menunjukkan bahwa ratusan juta orang akan meninggal, dan pada akhir 2006, "paling lama 2 tahun tersisa sebelum dunia mengalami waktu terburuk sepanjang sejarah manusia. Pada musim gugur 2008, Amerika akan tumbang sebagai negara berkuasa, dan tak akan menjadi negara merdeka lagi," dan buku itu juga mencatat, "Ronald Weinland mempertaruhkan reputasinya sebagai nabi akhir zaman Tuhan."

sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6233604

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme