NEED FOR SPEED UNDERCOVER PC REVIEW

Black Box dan EA kembali dengan edisi terbaru serial Need for Speed (NFS). Kini kita akan menjalani permainan secara undercover demi membongkar perdagangan senjata gelap. Game ini akan mengembalikan pola permainan NFS: Most Wanted dengan rasa khas open world yang pernah hilang di Pro Street. Game ini tidak menawarkan sesuatu yang baru kecuali beberapa kendaraan yang dimodel lebih baik dari pada sebelumnya.

Sayangnya beberapa hal sederhana tidak cukup variasi untuk membuat kita betah memainkannya berlama-lama. Apalagi saat ini pola permainan berubah menjadi bergaya arcade dibandingkan sebelumnya yang bergaya simulasi dalam Pro Street, membuat game ini nyaris tidak memiliki daya tarik lainnya bila dibandingkan dengan game yang dioperasikan dengan token atau koin. Keuntungan hal tersebut adalah, para pemain pemula yang baru mencoba serial game ini akan terlihat cukup jago memainkannya sedangkan bagi para veteran mungkin akan merasa terlalu mudah atau membosankan. untungnya beberapa fitur online cukup bisa memancing kita untuk terus menerus memainkannya.

Mode cerita dalan NFS: Undercover berisikan beragam adegan live action pendek yang diperankan oleh Maggie-Q. Semua adegan pendek tersebut digarap dengan sangat serius, berbeda dengan cheesy live action milik Command & Conquer. Sayangnya beberapa adegan digarap terlalu serius sehingga nyaris tidak bisa dibedakan antara adegan NFS atau cuplikan The Fast and the Furious edisi berikutnya. Ide yang dipakai dalam adegan live action tersebut jelas berdasarkan novel.

Gagalnya cerita harusnya bisa diimbangi dengan kekuatan gameplay sayangnya fitur Heroic Driving Engine (HDE), hadir setengah-setengah, sehingga NFS: Undercover malah seperti sebuah game arcade dengan metode simulasi yang kurang menantang. Jujur saja gameplay yang dibawa NFS: Undercover cukup menyenangkan pada awalnya dan bahkan bisa membuat kita ketagihan, sayang tingkat kesulitan yang mendaki terjal ala serial NFS ikut dihadirkan di sini sehingga gameplay NFS: Undercover terasa separuh jadi atau membingungkan, antara ingin mempermudah permainan atau justru mempersulitnya.

Selain itu tidak seperti beberapa even yang hadir dalam NFS sebelumnya, Undercover memiliki cakupan yang lebih terbatas. Ada lima street racing, tiga crime syndicate dan tiga pursuit event. Street racing memuat Higway Battle, Sprint, Circuit, Outrun dan Checkpoint. Dalam even ini kita akan mendapatkan Reputasi dan uang yang memperdalam plot cerita. Pursuit dan Syndicate mirip dengan mode klasik kejar-kejara polisi. Untungnya, NFS: Undercover juga memiliki banyak sisi positif, kemampuan mengemudi dan sistem level Wheelman merupakan tambahan yang bagus. Apa bila kamu menang sebuah even atau menghindari kerjaran, Wheelman yang kita miliki akan mengalami peningkatan level. Selain itu kamu bisa mengalami peningkatan level yang berpengaruh tujuh buah kemampuan yang berbeda-beda, seperti Mesin, Transmisi, Nirtro, Induksi Force dan lain sebagainya.

Mode online menawarkan delapan pemain dalam mode Sprint dan Circuit. Sementara itu mode polisi dan penjahat cukup menyenangkan dimainkan, penjahat diharuskan untuk mengambil barang dan meletakannya disuatu tempat tertentu sedangkan polisi harus mencegahnya, mode ini bisa dimainkan dengan delapan orang pemain. Setelah satu ronde diselesaikan para pemain bisa berganti peran.

Secara grafis game ini sangat mencolok. Tri City Bay hadir cukup detil dan komplit hal ini masih dipermanis dengan banyaknya lisensi yang bisa kita miliki, sayangnya detil kendaraan masih jauh dari Gran Turismo 5 Prologue. Untuk urusan suara, game ini patut diberikan satu jempol, kenapa bukan dua yah? Oke untuk suara kendaraan memang sangat detil dan realistis, sayangnya hal ini tidak diimbang dengan pengisian suara para karakter sehingga beberapa elemen penting dalam adegan live action terasa basi walau tidak separah Command & Conquer. Bila diteliti lebih jauh, walaupun episode kali ini lagi-lagi tidak menunjukkan kemajuan yang berarti tetapi Need for Speed: Undercover tetap layak untuk dimiliki atau disewa apalagi bila kamu ingin menonton wajah seksi Maggie-Q di luar film layar lebar.

0 Response to "NEED FOR SPEED UNDERCOVER PC REVIEW"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme